KOMUNIKASI DATA


KOMUNIKASI DATA
komunikasi data (1)
Pertama kali komputer ditemukan, ia belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada saat itu
komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer mulai
berkembang pesat dan semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah
menjamur di manamana.
Komputer tidak hanya dimonopoli oleh perusahaanperusahaan,
universitasuniveristas,
atau lembagalembaga
lainnya, tetapi sekarang komputer sudah dapat dimiliki secara pribadi
seperti layaknya kita memiliki radio, dll.
Mayoritas pemakai komputer terdapat di perusahaanperusahaan
atau kantorkantor.
Suatu
perusahaan yang besar seringkali memiliki kantorkantor
cabang. Apabila suatu perusahaan yang
mempunyai cabang di beberapa tempat adalah tidak efisien apabila setiap kali dilakukan pengolahan
datanya harus dikirim ke pusat komputernya. Perlu diperhatikan bahwa berfungsinya suatu komputer untuk
menghasilkan informasi yang benarbenar
handal, maka sedapat mungkin data yang dimasukkan benarbenar
asli dari tangan pertama pencatat datanya, dan belum mengalami pengolahan dari tangan ke tangan.
Apabila demikian bagaimana dengan data yang akan diolah berasal dari cabangcabang
yang
tersebar di beberapa tempat yang jauh letaknya dari pusat komputer. Di sini pentingnya dibangun suatu
sistem komputerisasi, terutama untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan data. Tetapi
kenyataannya, dalam sirkulasi suatu sistem pengolahan data, pengolahan itu sendiri hanya suatu bagian.
Secara garis besar suatu sistem sirkulasi pengolahan data terdiri dari pengumpulan data, pemrosesan, dan
distribusi. Dari sirkulasi ini masalah yang banyak dijumpai dari perusahaanperusahaan
justru dalam hal
pengumpulan data dan distribusi data dan informasi untuk beberapa lokasi.
Kemajuan tekonologi komunikasi sekarang mempunyai pengaruh pada perkembangan pengolahan
data. Data dari satu lokasi dapat dikirim ke lokasi lain dengan alat telekomunikasi. Data perlu dikirim dari
satu lokasi ke lokasi lain dengan alasan berikut :
1. Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya atau lokasi
di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengolahan data dan
dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut.
2. Biasanya lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebihlebih
bila data telah
diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa.
3. Suatu organisasi yang mempunyai beberapa lokasi pengolahan data, data dari suatu lokasi pengolahan
yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan data ke lokasi pengolahan lain yang kurang
atau tidak sibuk.
4. Alatalat
yang mahal seperti alat pencetak grafik atau printer berkecepatan tinggi, cukup di satu lokasi
saja, sehingga lebih hemat.
Untuk data yang menggunakan komputer, pengiriman data menggunakan sistem transmisi
elektronik, biasanya disebut dengan istilah komunikasi data. Teknik komputer dan teknk komunikasi
berkembang dengan pesat. Akibatnya teknik komunikasi data yang merupakan perpaduan antara kedua
teknik tersebut juga berkembang sangat pesat. Akhirakhir
ini perkembangan tersebut terasa juga
Komunikasi Data << 2 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
dampaknya di Indonesia, sehingga keperluan akan tenaga yang terampil dan yang mempunyai
pengetahuan komunikasi data juga meningkat.
Bagan Komunikasi Data
Komunikasi data akan terjadi melalui 4 komponen yang saling berkaitan satu sama lain, yaitu
Hardware (Perangkat Keras), Software (Perangkat Lunak), Media Transmisi, dan Data. Jika salah satu
komponen tidak ada, maka komunikasi tidak akan dapat dilakukan. Berikut ini penjelasan mengenai
keempat komponen komunikasi data tersebut.
1. Hardware
Baik sumber maupun penerima data merupakan perangkat keras, dalam hal ini adalah komputer.
Sebagai sumber, tugasnya membangkitkan data dan menempatkannya pada media transmisi,
sedangkan sebagai penerima, tugasnya mengambil data dari media transmisi. Baik sebagai sumber
maupun penerima, pada umumnya dilengkapi dengan alat antar muka komunikasi sesuai dengan
media transmisi yang digunakan, seperti LAN Card, WLAN dll.
2. Software
Software merupakan perangkat lunak yang berfungsi sebagai penterjemah antar hardware. Software
disini dapat berupa system operasi, driver dan aplikasi yang digunakan sesuai dengan data yang
dikomunikasikan.
3. Media Transmisi
Media transmisi merupakan penghubung komunikasi, dapat berupa benda/kabel (wire) atau yang
dibendakan (wireless). Yang berupa kabel contohnya kabel UTP, kabel coaxial, kabel fiber optic dll,
sedangkan yang berupa wireless contohnya Bluetooth, infrared, gelombang radio dll.
4. Data
Data merupakan informasi yang dikirimkan dari sumber ke penerima. Data yang dikomunikasikan dapat
berupa data digital maupun data analog.
Komunikasi data menambah dimensi khusus dalam penggunaan sistem komputer. Secara umum
dapat dikatakan bahwa komunikasi data memberikan fasilitas komunikasi jarak jauh dengan sistem
komputer.
SUMBER Media
Transmisi PENERIMA
Data Data
Komunikasi Data << 3 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Peer-to-Peer (2)
PeertoPeer
(sering disingkat menjadi P2P) merupakan sebuah jaringan yang terdiri atas dua
komputer atau lebih yang menggunakan program yang sama atau menggunakan jenis program yang sama
untuk saling berkomunikasi dan berbagi data. Setiap komputer, yang dalam arsitektur peertopeer
disebut
dengan “Peer”, dianggap sama dan setiap peer juga bertindak sebagai server bagi peer lainnya di dalam
jaringan tersebut, yang bertindak sebagai kliennya.
Ide mengenai konsep ini muncul kirakira
pada akhir dekade 1980an,
ketika jaringan komputer
dan tentunya juga komputer telah mulai masuk ke dalam salah satu barang wajib dalam perusahaan, baik
itu perusahaan kecil maupun besar. Tetapi, arsitektur ini berkembang dalam jaringan yang terlalu kecil
untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi, sehingga setiap komputer klien pun menyediakan layanan
untuk berbagi data untuk melakukan kolaborasi antara pengguna.
Jaringan peertopeer
pun mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows
for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MSDOS
(atau IBM PCDOS)
dengan perangkat MSNET
(atau PCNET)
juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik kunci jaringan tersebut adalah
dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah server pusat yang mengatur klienklien,
karena memang setiap
komputer bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan yang ditawarkan oleh
metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya
pun menjadi relatif lebih rumit.
Illustrasi Jaringan Komputer
Sebagai bahan praktek, berikut ini adalah skema dan tata letak komputer sebuah perusahaan. Diharapkan
komputerkomputer
tersebut terhubung satu sama lain (jaringan) dengan peer to peer untuk aplikasi
jaringannya. Terdapat 12 (dua belas) unit komputer.
Komunikasi Data << 4 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Hardware
1. Komputer
Jumlah 12 unit
2. Perangkat Jaringan
a. LAN Card : 12 buah
b. Kabel UTP : 12 buah
c. RJ45
: 24 buah
d. Crimping : 1 buah
e. Kabel Tester : 1 buah
f. Switch 16 port / 24 port : 1 buah
3. Perangkat Lain
a. Stabilizer : 12 buah (500 VA) atau 6 buah (1000 VA)
b. Meja Komputer : 12 buah
c. Kursi : 12 buah
Software
a. Sistem Operasi :
Windows
XP
b. Driver :
VGA
Card
LAN
Card
SoundCard
c. Program Aplikasi
Identifikasi Komputer
Computer Name Workgroup IP Address Subnet Mask
Direktur MAN_JA 192.168.2.1 255.255.255.0
Keuangan MAN_JA 192.168.2.2 255.255.255.0
Akunting MAN_JA 192.168.2.3 255.255.255.0
Penagihan MAN_JA 192.168.2.4 255.255.255.0
Pemasaran MAN_JA 192.168.2.5 255.255.255.0
Ast_Pmsrn MAN_JA 192.168.2.6 255.255.255.0
QC MAN_JA 192.168.2.7 255.255.255.0
Ast_QC MAN_JA 192.168.2.8 255.255.255.0
Humas MAN_JA 192.168.2.9 255.255.255.0
Ast_Humas MAN_JA 192.168.2.10 255.255.255.0
Stock MAN_JA 192.168.2.11 255.255.255.0
Ast_Stock MAN_JA 192.168.2.12 255.255.255.0
Komunikasi Data << 5 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Instalasi Windows XP (3)
1. Nyalakan computer
2. Masuk ke BIOS
3. Aturlah BIOS (Advance….. ) agar booting dari CDROM
4. Masukan CD Program Windows XP pada CDROM
5. Keluar dari BIOS dengan menyimpan settingan tersebut.
6. Tunggu komputer sampai menampilkan pesan :
Searching for Boot Record from CDROM…
OK
Press any key to boot from CD..
7. Tekanlah sembarang tombol pada keyboard untuk memulai Instalasi
8. Tunggu beberapa saat (tergantung kecepatan komputer) sampai tampil pesan :
Windows XP Profesional Setup
Welcom to setup
This portion of the Setup program prepares Microsoft(R)
Windows(R) XP to run on your computer
· To set up Windows XP now, press ENTER
· To repair a Windows XP installation using Recovery Console, Press R
· To quit setup without installing Windows XP, press F3
9. Tekan ENTER untuk melanjutkan instalasi
10. Akan tampil pesan : Windows XP Licensing Agreement… Tekan F8, untuk menyetujui segala aturan mengenai
penggunaan program Windows XP ini.
11. Selanjutnya akan tampil pesan mengenai manajemen harddisk (partisi)
Windows XP Professional Setup
The following list shows the existing partitions and unpartitioned space on this computer
………………………
Catatan :
Kalau
harddisknya baru dan belum pernah dipakai, sebaiknya harddisknya dibagi menjadi beberapa partisi
dengan kelipatan 10000 MB untuk Pentium 3 atau 20000 MB untuk Pentium 4.
Kalau
harddisknya pernah dipakai dan memiliki beberapa partisi, hindari pembuatan partisi baru, cukup
arahkan pada C: Partitions (Sistem) [FAT32] 10000 MB untuk tempat penampungan instalasi Windwows
XP.
Menghapus partisi :
Pilih
partisi yang akan dihapus
Tekan
tombol D
Tekan
tombol ENTER
Tekan
tombol L
Membuat partisi
Pilih
harddisk yang belum ada partisinya (Unpartitioned Space…….)
Tekan
tombol C
Tentukan
jumlah kapasitas partisi harddisk yang diinginkan misalkan : 10000
Tekan
tombol ENTER
12. Tentukan partisi yang akan dijadikan tempat untuk instalasi Windows XP kemudian tekan tombol ENTER untuk
melanjutkan
13. Kemudian tampil pesan mengenai partisi yang dipilih akan di Format menggunakan type FAT32 atau NTFS.
FAT32 adalah type standar sebelum Windows 2000 sedangkan NTFS adalah type standar dari Windows 2000 ke
atas.
Pilih Format the Partition using the NTFS file System (Quick) kemudian tekan ENTER untuk melanjutkan.
14. Akan muncul proses format yang dilanjutan dengan proses penyalinan filefile
yang diperlukan untuk Instalasi
Windows XP dari CD ke Harddisk. Tunggu beberapa saat sampai komputer restart.
15. Tunggulah beberapa saat, (Proses Instalasi Windows XP sedang berlangsung), sampai muncul pesan :
Regional and Language Options
You can customize Windows XP for different regions
and languages
……………………………………………..
Komunikasi Data << 6 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
16. Untuk melanjutkan Klik NEXT
17. Selanjutnya tampil pesan
Personalize Your Software
………………………………………
Name :
Organization :
Catatan :
Harus diisi dan boleh diisi sesuai keinginan anda
18. Untuk melanjutkan klik NEXT
19. Selanjutnya tampil pesan
Your Product Key
Your Product Key uniquely identifies your copy of
Windows XP
………………………………………
Catatan :
Masukan Serial Number nya.
20. Untuk melanjutkan klik NEXT
21. Selanjutnya tampil pesan
Computer Name and Administrator Password
You must provide a name and an Administrator
password for your computer
…………………………………………
Computer name
Administrative password
Confirm password
Catatan :
Computer name adalah nama untuk komputer (penting fungsinya buat jaringan)
22. Untuk melanjutkan klik NEXT
23. Kemudian tampil pesan
Date and Time Settings
Set the correct date and time for your Windows
computer
……………………………………
Catatan :
Aturlah tanggal, jam dan zona waktu sesuai yang anda inginkan dengan klik pada Drop Down Menu.
24. Untuk melanjutkan klik NEXT
25. Tunggu beberapa saat sampai tampil pesan
Networking settings
Installing network software allows you to connect to
other computers, networks and the Internet
……………………………………………………….
· Typical settings
· Custom settings
Catatan :
Pilih Custom settings untuk pengaturan IP Address
26. Untuk melanjutkan klik NEXT
Komunikasi Data << 7 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
27. Kemudian tampil pesan
Workgroup or Computer Domain
A workgroup is a collection of computers that have the
same workgroup name. A domain is a collecton of
computer defined by a network administrator
…………………………………….
Catatan :
Untuk menentukan nama workgroup (komputer dan jaringan)
28. Untuk melanjutkan klik NEXT
29. Tunggulah beberapa saat (proses installisasi berlangsung) sampai komputer restart
30. Setelah restart, muncul pesan
Welcome to Microsoft Windows
Thank you for purchasing ……………………………..
31. Untuk melanjutkan klik NEXT
32. Kemudian tampil pesan
How will this computer connect to the Internet
· Digiital subscriber line (DSL) or cable modem
· Local area network (LAN)
………………………………
Catatan :
Bagaimanakah komputer ini terhubung ke internet.
33. Untuk melanjutkan seting internet klik NEXT, atau klik SKIP untuk melewatinya
34. Kemudia muncul pesan
Ready to register with Microsoft ?
……………………………………
Catatan :
Pilih No, not at this time
35. Untuk melanjutkan klik NEXT
36. Kemudian tampil pesan
Who will use this computer ?
Your name
2 nd use
………………………
……………………..
Catatan :
Isilah pada Your name nama yang akan menggunakan komputer ini
(Minimal salah satu kolom harus diisi)
37. Untuk melanjutkan klik NEXT
38. Kemudian muncul pesan
Thank You
…………………………..
39. Untuk mengakhir instalasi klik FINISH
40. Selesai
Instal Driver Hardware
Windows XP sudah mengenali beberapa hardware, dan secara otomatis drivernya terpasang. Instalasi
hardware secara manual harus dilakukan untuk hardware yang belum dikenali.
Komunikasi Data << 8 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Membuka DEVICE MANAGER
1. Klik Start – (pilih) klik Control Panel – (pilih) klik System
2. Pada System Properties (pilih) klik Hardware – klik Device Manager
Pada Device Manager perhatikan komponen yang akan diinstall (biasanya ada tanda seru (!) atau tanda
tanya (?)
1. Klik kanan pada komponen tersebut
2. (pilih) klik Update Driver…
3. Masukan CD driver pada CDROM
4. Tunggu beberapa saat sampai proses instalisasi otomatis selesai
5. Klik Finish
In s tala si TC P / IP Win d o w s XP
· Kl ik Sta rt
· Kl ik Co ntr ol Pa nel
· Kl ik 2x pada Ne tw o rk Co nnecti ons
· Kl ik kanan pada Local Ar ea Co necti on, pilih propert i es
· Kl ik In te rnet Pr oto col (TC P / IP ) .
· Kl ik To mbol Pr opert i es, sehingga mucul dialog TC P /I P Pr opert i es.
· Kl ik Us e th e fo lowi ng IP Ad dress
· Is ikan untu k IP Ad dress (Mi s. 192.1 68.0 .1 ), Su bnet Mask (255.2 55.2 55.0 ). Da n untu k kompute r
beri kutn ya anda bisa isikan 192.1 68.0 .2 dan sete rusnya dengan kete ntu an ti dak boleh ada alamat IP
yang sama, sedangkan Su bnet Mask diisi dengan nilai yang sama yaitu 255.2 55.2 55.0 .
· De fa ult Gate wa y dan DN S Se rver Ko songkan.
· Kl ik OK
· Kl ik Cl ose
Merub a h Na ma Ko m p u t er da n Wor k gr ou p .
· Kl ik Sta rt menu
· Kl ik My Co mpute r
· Kl ik Ka nan Pilih Pr operti es
· Ki k Co mpute r Na me
· Kl ik to mbol Ch ange
· Is ikan compute r name (mi s. Pu sat) .
· Pi lih Workgroup lalu isikan nama wo rkgroup. (Mi sal : Jari ngan)
· Kl ik To mbol OK
· Se te lah itu akan ta mpil dialog konfi rmasi, lalu te kan OK
Pe ng u j i a n Jarin g a n
· Kl ik Sta rt Ru
n
· Ke ti kan ping 192.1 68.0 .1 ata u alamat ip kompute r lain yang terhubung ke jari ngan.
· Te kan En te r
Komunikasi Data << 9 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Pe san be rh a sil
Repl y from 192.168.0 .1 : by tes=32 tim e<1ms TT L = 128
Repl y from 192.168.0 .1 : by tes=32 tim e<1ms TT L = 128
Repl y from 192.168.0 .1 : by tes=32 tim e<1ms TT L = 128
Repl y from 192.168.0 .1 : by tes=32 tim e<1ms TT L = 128
Al amat IP te rsebut ada (Jari ngan te rhubung dengan baik)
Pe san tid a k be rha sil
( 1 )
Desti na tio n ho s t un r eacha bl e
Desti na tio n ho s t un r eacha bl e
Desti na tio n ho s t un r eacha bl e
Desti na tio n ho s t un r eacha bl e
( 2 )
Request time out
Request time out
Request time out
Request time out
Alamat IP tersebut tidak ditemukan, karena :
Perbedaan
kelas alamat IP
Perbedaan
sub net mask
Driver
LAN Card belum terinstall
Komputer
yang dihubungi dalam keadaan mati
Kabel
tidak terpasang dengan baik (putus / lepas)
Syaratsyarat
berhasilnya membangun jaringan komputer :
LAN
Card yang digunakan dalam kondisi baik (siap pakai)
Pemasangan
LAN Card baik dan mantap
Penggunaan
driver LAN Card yang sesuai
Menggunakan
kabel yang layak pakai
Menggunakan
tipe kabel yang sesuai
Pengaturan
alamat IP sesuai dengan kelasnya
Penyebab kegagalan koneksi jaringan komputer :
Perbedaan
kelas alamat IP
Perbedaan
sub net mask
Driver
LAN Card belum terinstall
Komputer
yang dihubungi dalam keadaan mati
Kabel
tidak terpasang dengan baik (putus / lepas)
Komunikasi Data << 10 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
i
Chatting dalam LAN (4)
LAN Chat
Fomine LAN Chat adalah program kecil dan sangat mudah untuk digunakan sebagai software
pengolah pesan. Program LAN Chat hanya memiliki satu tampilan daftar pesan, itulah yang membuat
program ini sangat mudah digunakan. Tampilannya memuat semua pesan dari penggunanya baik pesan
masuk maupun pesan keluar. Penggunanya juga bisa menyesuaikan status baik online, away ataupun
offline.
Untuk menggunakan program ini, cukup instalasikan programnya pada computer yang sudah
terhubung dalam jaringan. Jalankan programnya, setiap computer yang terhubung ke jaringan dan
menjalankan programnya, maka nama computer masingmasing
pengguna akan tampil dalam jendela
chating.
Ketikan pesan, kemudian klik send.
Komunikasi Data << 11 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Telepon dalam LAN (5)
SJPhone
SJPhone adalah aplikasi telepon VOIP (Voice Over Internet Protocol) yang memungkinkan
penggunanya bisa berkomunikasi satu sama lain. Setiap perangkat yang menjalankan aplikasi ini dapat
berkomunikasi baik melalui jaringan local maupun melalui jaringan internet.
Melalui fasilitas PCtoPC
servis, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dan menjalankan
aplikasi ini dapat saling berkomunikasi. Jika system operasi yang terpasang adalah Windows XP SP 2 dan
internal firewall nya aktif, maka pesan keamanan akan tampil ketika pertama kali menjalankan programnya.
Pesan ini memberikan informasi bahwa system memblok hubungan dengan jaringan. Untuk membuka blok
yang dibuat system, klik tombol Unblock pada pesan tersebut. Selanjutnya SJphone berfungsi normal baik
dalam menerima panggilan ataupun melalukan panggilan.
Neighborhood browser hanya berfungsi pada LAN saja. Apabila ingin melakukan panggilan melalui
VOIP, anda harus terdaftar pada salah satu VOIP server. Contohnya anda terdaftar pada VOIP Rakyat
(www.voiprakyat.
co.id)
Selain komputer yang sudah terhubung dalam jaringan, diperlukan juga perangkat tambahan
berupa headset phone atau minimal memiliki speaker aktif dan microphone yang terhubung melalui
soundcard port.
Komunikasi Data << 12 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Video dalam LAN (6)
Video LAN Comunication
VideoLAN adalah solusi aplikasi lengkap untuk menangani video streaming dan penayangan
ulang, yang didesain untuk menjalankan video berformat MPEG pada jaringan berbandwidth besar. Sumber
video bisa berupa file maupun live video capture yang berasal dari webcam.
Aplikasi VLC dapat bekerja pada beberapa system operasi, seperti Windows, Linux, Mac OS X, BeOS,
*BSD, Solaris, Familiar Linux, Yopy/Linupy dan QNX. Format video yang bisa dijalankan berupa MPEG1,
MPEG2
dan MPEG4
/ DivX.
Selain komputer yang terhubung dalam jaringan, dukungan multimedia pun diperlukan, dalam hal
ini soundcard lengkap dengan speaker terhubung pada komputer.
Melalui aplikasi ini, video berupa file, vcd, dvd, bahkan video capture seperti webcam bisa
dimainkan sekaligus bisa disharing melalui jaringan.
File – Open File
· Buka file video
· Berikan tanda ceklist pada Stream/Save
· Berikan tanda ceklist pada Play locally (ditampilkan pada komputer sendiri)
· Berikan tanda ceklist pada HTTP (apabila disharing melalui jaringan)
Komunikasi Data << 13 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Multi Monitor dalam LAN (7)
MaxiVista
MaxiVista terdiri dari 2 (dua) program, program utama (Primary) yang dijalankan pada komputer
utama, dan program client (Secondary) yang dijalankan pada komputer lain. Setiap komputer harus
terhubung dalam jaringan dan memiliki identitas komputer. Terdapat 3 (tiga) hal yang bisa ditangani oleh
aplikasi MaxiVista, yaitu :
1. Pembesaran tampilan desktop ke komputer lain (Enlarge Dekstop Display)
2. Mengendalikan komputer lain (Remote Desktop)
3. Penggandaan tampilan desktop ke komputer lain (Mirroring to Another Display)
Untuk melakukan hal tersebut, aplikasi ini memanfaatkan jaringan (LAN). Dimana salah satu komputer
menjalankan program utamanya, dan komputer lain menjalankan program client nya.
Pembesaran tampilan Desktop
Pada pembesaran tampilan desktop, monitor lain yang menjalankan program clientnya dijadikan tampilan
tambahan, sehingga apabila menjalankan beberapa program yang saling bertumpuk, program tersebut
dapat ditempatkan pada monitor lain.
Mengendalikan Komputer lain
Mengendalikan komputer lain maksudnya keyboard dan mouse yang menjalankan program primary dapat
mengambil alih fungsi keyboard dan mouse komputer lain yang menjalankan program secondarynya.
Penggandaan tampilan desktop
Pada penggandaan tampilan desktop adalah memfungsikan monitor lain yang menjalankan program
secondary menjadi monitor yang sama tampilannya dengan tampilan pada komputer yang menjalankan
program primarynya.
Teknik Pemasangan
1. Hubungkan komputer utama dengan komputer lain pada jaringan.
2. Installkan program MaxiVista Primary pada komputer utama dan jalankan aplikasinya
3. Installkan program MaxiVista Secondary pada komputer lain dan jalankan aplikasinya
4. Klik kanan pada MaxiVista icon yang terdapat pada toolbar.
5. Pilihlah Activate Extended Screen apabila menginginkan pembesaran tampilan
6. Pilihlah Activate Remote Control apabila menginginkan pengendalian komputer lain
7. Pilihlah Activate Mirroring apabila menginginkan penggandaan tampilan
Komunikasi Data << 14 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Client – Server (1)
Dalam jaringan tersebut, biasanya terdapat sebuah komputer yang disebut server, dan beberapa komputer
yang disebut client. Server adalah komputer yang dapat memberikan servis ke client, sedangkan client
adalah komputer yang mengakses beberapa servis yang ada di server. Ketika client membutuhkan suatu
servis yang ada di server, dia akan mengirim request kepada server lewat jaringan. Jika request tersebut
dapat dilaksanakan, maka server akan mengirim balasan berupa servis yang dibutuhkan.
Karakteristik Server
• Pasive.
• Menunggu request
• Menerima request, memproses mereka dan mengirimkan balasan berupa servis.
Karakteristik Client
• Aktif.
• Mengirim request.
• Menunggu dan menerima balasan dari server.
Untuk jaringan yang menggunakan Switch, komunikasi antar computer terjadi melalui
Illustrasi Jaringan
Sebagai bahan praktek, berikut ini adalah skema dan tata letak komputer sebuah laboratorium komputer.
Diharapkan laboratorium ini menggunakan ClientServer
untuk aplikasi jaringannya. Terdapat 16 (enam
belas) unit komputer. Terdiri dari 1 unit server dan 15 unit client.
Komunikasi Data << 15 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Hardware
1. Komputer
a. Spesifikasi (Minimal)
Komponen Server Client
Motherboard Pentium 4 Pentium 1
Prosesor Pentium 4 2.0 GHz Pentium 1 100 MHz
Memori 512 MB 16 MB
VGA Card 32 MB 1 MB
Harddisk 40 GB 1 GB
CD/DVD CD/DVD CD
Keyboard PS/2 atau USB PS/2
Mouse PS/2 atau USB PS/2
Monitor Standar Standar
b. Jumlah
Server : 1 (satu) unit
Client : 15 (lima belas) unit
2. Perangkat Jaringan
a. LAN Card : 16 buah
b. Kabel UTP : 16 buah
c. RJ45
: 32 buah
d. Crimping : 1 buah
e. Kabel Tester : 1 buah
f. Switch 16 port / 24 port : 1 buah
3. Perangkat Lain
a. Stabilizer : 16 buah (500 VA) atau 8 buah (1000 VA)
b. Meja Komputer : 16 buah
c. Kursi : 16 buah
Software
1. Server
a. Sistem Operasi :
Windows
2003 Server
b. Driver :
VGA
Card
LAN
Card
SoundCard
c. Terminal Service Licensing :
Citrix
Metaframe XP
d. Program Utility :
Norton
Ghost
Norton
Anti Virus (Corporate)
Komunikasi Data << 16 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
e. Program Aplikasi
Microsoft
Office 2007
CorelDRAW
12
Dan
program lainnya
2. Client
a. Sistem Operasi :
Windows
98
b. Driver
VGA
Card
LAN
Card
c. Program Aplikasi :
RDC
(Remote Desktop Connection)
Identifikasi Komputer
No. Nama Komputer Workgroup IP Address Subnet Mask Keterangan
1 Com1 AMIK 192.168.2.2 255.255.255.0 Client
2 Com2 AMIK 192.168.2.3 255.255.255.0 Client
3 Com3 AMIK 192.168.2.4 255.255.255.0 Client
4 Com4 AMIK 192.168.2.5 255.255.255.0 Client
5 Com5 AMIK 192.168.2.6 255.255.255.0 Client
6 Com6 AMIK 192.168.2.7 255.255.255.0 Client
7 Com7 AMIK 192.168.2.8 255.255.255.0 Client
8 Com8 AMIK 192.168.2.9 255.255.255.0 Client
9 Com9 AMIK 192.168.2.10 255.255.255.0 Client
10 Com10 AMIK 192.168.2.11 255.255.255.0 Client
11 Com11 AMIK 192.168.2.12 255.255.255.0 Client
12 Com12 AMIK 192.168.2.13 255.255.255.0 Client
13 Com13 AMIK 192.168.2.14 255.255.255.0 Client
14 Com14 AMIK 192.168.2.15 255.255.255.0 Client
15 Com15 AMIK 192.168.2.16 255.255.255.0 Client
16 Master AMIK 192.168.2.1 255.255.255.0 Server
Catatan :
Untuk
memudahkan, penamaan komputer client bisa sama dengan nama user anggota Remote
Desktop Connection.
Atau
boleh juga dibedakan antara nama komputer client dan nama user anggota Remote Desktop
Connection.
Komunikasi Data << 17 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Instalasi Windows 2003 Server (2)
Instalasi Windows Server 2003 hampir mirip dengan instalasi Windows XP dan sama mudahnya. Halhal
yang perlu Anda siapkan:
1. CD/DVD instalasi Windows Server 2003
2. CD/DVD driver untuk motherboard, video card, sound card, ethernet card, dll.
3. CD/DVD program aplikasi lainnya yang diperlukan.
4. PC dengan RAM minimum 256 (disarankan 512MB atau lebih), hardisk 20GB (disarankan 40GB atau
lebih), video card truecolor
dengan resolusi 1024×768.
Boot komputer dengan CD Windows Server 2003
· Atur konfigurasi BIOS agar melakukan boot ke CD/DVD ROM. Masukkan CD/DVD Windows Server
2003. Tekan ENTER apabila diperlukan. Tunggu beberapa saat…
· Anda akan mendapatkan layar selamat datang di setup Windows Server 2003.
· Tekan tombol ‘ENTER’ di keyboard. Anda akan menuju ke layar EULA (End User License Agreement)
· Tekan ‘F8′ di keyboard untuk persetujuan lisensi Windows Server 2003.
Membuat Partisi
· Jika hardisk Anda masih kosong, anda harus membuat partisi untuk sistem Windows Server 2003.
Tekan ‘C’ untuk membuat partisi dan masukkan ukuran partisi yang dibutuhkan, misal 10000 MB (10
GB).
· Jika sudah selesai, tekan ‘ENTER’. (Apabila dibutuhkan tekan C = Continue)
· Format partisi tersebut dengan filesystem NTFS dengan metode quickformat.
· Tekan ‘ENTER’. Windows Server 2003 Setup memformat partisi hardisk Anda. (Tekan F apabila
diperlukan)
· Setelah format selesai, Windows Server 2003 Setup mengcopy
filefile
ke partisi Windows.
· Setelah selesai, Windows Server 2003 Setup akan merestart
komputer dan boot ulang.
· Tunggu beberapa saat sampai muncul Wizard ‘Regional and Language Option’ (biarkan apa adanya)
· Klik ‘Next’
· Muncul ‘Personalize Your Software’
· Isi dengan Nama Anda dan Nama Perusahaan Anda. Kemudian klik ‘Next’.
· Muncul ‘Your Product Key’
· Isi dengan CD key Windows Server 2003 yang disertakan bersama CD Windows Server 2003. Klik
‘Next’
· Muncul ‘Licensing Modes’
· Pilih Licensing Mode ‘Per Server’ dan isi dengan jumlah koneksi yang dibutuhkan. Klik ‘Next’.
· Muncul ‘Computer Name and Administrator Password’
· Isi ‘Computer Name’ untuk nama server dan password untuk Administrator. Klik ‘Next’. (muncul
konfirmasi password jawab Yes)
Komunikasi Data << 18 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
· Pilih ‘Time Zone’ dengan (GMT +07:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Klik ‘Next’. Setup akan melakukan
instalasi Network.
· PIlih ‘Custom settings’ dan klik ‘Next’.
· Pilih komponen ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan klik ‘Properties’.
· Isi ‘IP address’, ‘Subnet mask:’, ‘Default gateway:’ sesuai konfigurasi network Anda. Klik ‘OK’.
Kemudian klik ‘Next’.
· Isi nama Workgroup yang diinginkan, klik ‘Next’.
· Setup mencopy filefile
komponen ke partisi Windows. Setelah itu Setup akan melakukan restart dan
boot ulang komputer Anda.
Selamat, Anda berhasil melakukan instalasi Windows Server 2003!
Pengaturan Windows 2003 Server
Instal Driver Hardware
Windows 2003 Server sudah mengenali beberapa hardware, dan secara otomatis drivernya terpasang.
Instalasi hardware secara manual harus dilakukan untuk hardware yang belum dikenali.
Membuka DEVICE MANAGER
1. Klik Start – (pilih) klik Control Panel – (pilih) klik System
2. Pada System Properties (pilih) klik Hardware – klik Device Manager
Pada Device Manager perhatikan komponen yang akan diinstall (biasanya ada tanda seru (!) atau tanda
tanya (?)
1. Klik kanan pada komponen tersebut
2. (pilih) klik Update Driver…
3. Masukan CD driver pada CDROM
4. Tunggu beberapa saat sampai proses instalisasi otomatis selesai
5. Klik Finish
Komunikasi Data << 19 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Aktifasi Terminal Server & Aktifasi Terminal Server Licensing
Control Panel – Add or Remove Programs – Add/Remove Windows Components
1. Berikan tanda ceklist pada :
a. Terminal Server
b. Terminal Server Licensing
2. Hilangkan tanda ceklist pada :
Internet Explorer Enhanced Security Configuration
3. Klik Next
4. Klik Next
5. Pilih Relaxed Security
6. Klik Next
7. Klik Next
8. Kliik Finish
9. Klik Yes
10. Komputer Restart
Komunikasi Data << 20 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Instalasi Citrix (3)
Sebelum proses instal citrix dilakukan, pastikan komputer terhubung ke jaringan. Cek lagi hubungan
komputer dengan switch/Hub.
Pemetaan drive.
1. Masukan CD Citrix Metaframe XP
2. Muncul Menu Utama, klik Install or update MetaFrame XP Server
3. Klik Remap drives
4. Klik OK
5. Klik Yesàuntuk restart
Instalasi citrix
1. Masukan CD Citrix Metaframe XP
2. Muncul Menu Utama, klik Install or update MetaFrame XP Server
3. Klik MetaFrame XP Feature Release 3
4. Klik Next
5. License Agreement – Pilih I accept the license agreement
6. Klik Next
7. Product Family Selection – Pilih MetaFrame XPs
8. Klik Next
9. Selet Product Type – Pilih Retail
10. Klik Next
11. Component Selection – biarkan kondisi default
12. Klik Next
13. PassThrough
Authentication – pilih Yes
14. Klik Next
15. Create or join a server farm – pilih Create a new farm
16. Klik Next
Komunikasi Data << 21 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
17. Create a Server Farm – biarkan kondisi default
18. Klik Next
19. Assign Farm Administrator Credentials – biarkan kondisi default
20. Klik Next
21. Configure Shadowing – biarkan kondisi default
22. Klik Next
23. Configure Citrix XML Service Port – biarkan kondisi default
24. Klik Next
25. Remote Desktop Users Group is Empty – pilih Add the list of users from the Users group now
26. Klik Next
27. Klik Finish
28. Restart komputer
Aktifasi Citrix
1. Klik Start – Programs – Citrix – Management Console
2. Ceklist Enable passthrough
authentication
3. Klik OK
4. Klik pada Licenses dan pada License Numbers
5. Klik Add License…
6. Masukan :
Lisensi sebanyak 15 user
688*
GR522K43CD3V2*
C5FV32Z
DDBZZV522K266V3W4JLK35?*
K
6899H9522K43J43RD35+
H5T@
B
8J4XQM522K43H+
3M8CL+
?
R9H9
Lisensi sebanyak 20 user
XQ733Q522Q43CD3XJ95JT*
PW?
PX+
PVM522Q266V3W*
THMC932L
W87+
BR522Q43J43279C7*
S9H@
96H8NR522Q43H+
3LCQTM?
JHBD
Lisensi sebanyak 25 user
G?
NHC5522W43CD3RKDCN?
MZRM
JGMHXH522W266V3@
HS*8F+
WKZ
CL?
FK@
522W43J43JXMPSBC5K2
54H2LD522W43H+
3B57*
W?
P27@
7. Apabila status lisensi belum aktif, klik kanan pilih activated, klik copy to clipboard kemudian paste pada
program keygen di folder keygen.
Komunikasi Data << 22 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Setting User Name dan Password (4)
Setiap client yang terhubung ke server harus memiliki nama pengguna (user name) dan password agar bisa
mengakses dan menggunakan fasilitas yang terdapat di server. Untuk membuat user name, lakukan
perintah :
Start – Programs – Administrative Tools – Computer Management
1. Klik 2x Local Users and Groups
2. Klik Kanan Users
3. Pilih New User…
4. Masukan COM1 pada User Name
5. Masukan angka 1 pada Password
6. Masukan angka 1 pada Confirm Password
7. Hilangkan tanda ceklist pada user must change password at next logon
8. Berikan tanda ceklist pada user cannot change password dan password never expires
9. Klik Create
10. Buatlah user name yang lain melalui langkah yang sama
Supaya user name tersebut bisa dipakai untuk login, maka user name tersebut harus anggota dari group
Remote Desktop User.
1. Klik Groups
2. Klik 2 x Remote Desktop Users
3. Klik Add…
4. Klik Advanced…
5. Klik Find Now
6. Klik User Name
7. Klik OK
8. Klik OK
9. Klik OK
10. Klik File – Exit
User Properties
Digunakan untuk mengatur properti tiaptiap
user dalam menggunakan fasilitas yang terdapat dalam
komputer server. Untuk membuka menu user properties adalah sebagai berikut :
1. Start – Program – Administrative Tools – Computer Management
2. Klik 2x pada Local Users and Groups
3. Klik pada Users
4. Klik 2x pada com1 (nama user)
Komunikasi Data << 23 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
General (informasi umum user)
Member Of (menunjukkan keanggotaan)
Profile (Penempatan pengaturan tampilan)
Environment (Perangkat yang disertakan)
Sessions (masa aktif user)
Remote Control
Terminal Services Profile (Penempatan pengaturan tampilan)
Dialin
Akses Harddisk
My
Computer
Klik
Kanan pada drive nya
Klik
Sharing and Security…
Klik
Security
Pilih
user atau group
Atau
tambahkan user atau group
Atur
tanda ceklist pada Allow apabila diijinkan, pada Deny apabila tidak diijinkan.
Shutdown
Policies (Shut Down Without Login)
1. Start – Programs – Local Security Policy
2. Klik 2x Local Policies
3. Klik Security Options
4. Klik 2x pada Shutdown : Allow system to be shut down without having to log on
5. Pilih Enabled
6. Klik OK
7. Klik File – Exit
Komunikasi Data << 24 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Instal Program Aplikasi (5)
1. Microsoft Office 2003
Kumpulan program aplikasi perkantoran
2. Norton Corporate (Anti Virus Server)
Antivirus yang didesain khusus untuk sistem operasi server.
3. Norton Ghost
Program aplikasi yang memungkinkan harddisk atau partisi bisa disimpan dalam sebuah file
image. Sangat berguna untuk menyimpan partisi system dari kerusakan yang diakibatkan oleh
hentakan listrik ataupun serangan virus.
Membuat Image dari Partisi
· Set BIOS agar boot dari CD ROM
· Masukan CD Norton Ghost
· Keluar dari BIOS
· Pilih Start BootCD – Enter
· Pilih Disk Clone Tools – Enter
· Pilih Norton Ghost 8.3 – Enter
· Pilih Ghost (Normal)
· Klik OK
· Klik Local – Partition – To Image
· Klik OK
· Klik Primary (sebagai partisi yang akan
di image kan)
· Klik OK
· Pilih Look In (sebagai tempat file image
disimpan)
· Masukan nama file pada File Name
· Klik Save
Memanggil Image
· Set BIOS agar boot dari CD ROM
· Masukan CD Norton Ghost
· Keluar dari BIOS
· Pilih Start BootCD – Enter
· Pilih Disk Clone Tools – Enter
· Pilih Norton Ghost 8.3 – Enter
· Pilih Ghost (Normal)
· Klik OK
· Klik Local – Partition – From Image
· Tentukan lokasi dan nama file image
yang sudah disimpan (Extension .GHO)
· Klik Open
· Klik OK
· Klik OK
· Klik OK
· Klik Yes
Komunikasi Data << 25 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Instalasi Windows 98 (6)
Perangkat yang diperlukan :
1. CD Windows 98
2. CD Driver hardware yang diperlukan
3. Drive CD Rom
Langkahlangkah
:
1. Aturlah BIOS agar booting awal dimulai dari drive CD Rom
2. Pastikan CD Windows 98 berada pada CD Rom ketika komputer booting.
(ada baiknya sebelum keluar dari BIOS, masukan CD Windows 98 ke dalam CD Rom)
3. Tunggu beberapa saat sampai muncul pesan.
Pilih opsi no 2 (Boot from CD Rom)
4. Kemudian muncul pesan, pilih opsi no 1 (Start Windos 98 Setup from CD Rom)
5. Muncul proses pemasangan driver dari CD Rom, tunggu beberapa saat
6. Pada pesan Welcome to Setup, tekan ENTER untuk melanjutkan (Continue)
7. Tunggu beberapa saat, system komputer sedang dicek, setelah selesai tekan ENTER (To Continue,
press ENTER)
8. Berikutnya adalah pengecekan kondisi harddisk oleh software Scandisk, tunggu sampai proses ini
selesai.
(apabila proses install terganggu pada pesan ini, penyebabnya biasanya ada gangguan pada harddisk)
9. Kemudian muncul pesan mengenai proses penyalinan filefile
yang diperlukan untuk proses
selanjutnya.
10. Setelah proses penyalinan file selesai, maka berikutnya adalah proses instalasi windows 98 secara
visual, pointer mouse biasanya sudah aktif, klik Continue untuk melanjutkan. Apabila mouse tidak aktif,
tekan tombol ENTER pada keyboard.
11. Berikutnya adalah panduan proses instalasi, tunggu beberapa saat…
12. Pilihlah directory atau folder tempat system windows berada di harddisk. Pada kondisi standar, folder
yang terpilih adalah WINDOWS, untuk menentukan folder sendiri bisa dipilih other directory. Klik NEXT.
13. Pesan berikutnya pembuatan folder yang sudah ditentukan, yang dilanjutkan dengan pengecekan
jumlah kapasitas harddisk, setelah selesai klik NEXT
14. Pilihlah TYPICAL, kemudian klik NEXT
15. Biarkan kondisi default, kemudian klik NEXT
16. Jika LAN Card terpasang pada komputer, maka akan tampil pesan IDENTIFICATION, isilah computer
name dan workgroup, computer description boleh diabaikan. Kemudian klik NEXT.
17. Berikutnya adalah pemilihan Negara, cari dan pilihlah INDONESIA. Kemudian klik NEXT.
18. Selanjutnya adalah proses penyalinan filefile
windows pada folder yang sudah ditentukan. Prosesnya
membutuhkan waktu… tunggu beberapa saat…
19. Setelah proses penyalinan selesai, muncul pesan yang menyatakan komputer akan restart. Klik Restart
Now untuk mempercepat proses.
Komunikasi Data << 26 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
20. Komputer akan booting ulang…
21. Pilihlah opsi no 1 agar komputer booting dari harddisk.
22. Akan tampil logo windows 98, tunggu beberapa saat…
23. Berikutnya, masukan nama anda dan perusahaan tempat komputer digunakan, kemudian klik NEXT.
24. Klik pada I Accept The Agreement, kemudian klik NEXT.
25. Masukan 25 digit serial number atau product key yang disertakan dalam paket penjualannya. Kemudian
klik NEXT.
26. Klik Finish
27. Tampil pesan yang menyatakan proses akhir dari pengaturan dan pemasangan windows 98. Tunggu
beberapa saat..
28. Klik Restart Now
29. Pilih opsi no 1 agar komputer booting dari harddisk
30. Tampilan proses lanjutan dari pengaturan hardware. Tunggu beberapa saat…
31. Berikutnya adalah penyesuaian tanggal dan waktu, gunakan gambar panah ke atas atau ke bawah
untuk mengaturnya. Kemudian klik Apply terus klik OK.
32. Berikutnya adalah pengaturan itemitem
pada tampilan windows 98. Tunggu beberapa saat.
33. Klik pada Restart Now
34. Pilih opsi no 1 agar komputer booting dari harddisk
35. Muncul proses update system setting, tunggu beberapa saat…
36. Akhirnya sampai pada tampilan dari desktop windows 98.
37. Install Driver
· VGA Card
· LAN Card
38. Pengaturan Jaringan
· IP Address
· Subnet Mask
· Computer Name
· Workgroup
Komunikasi Data << 27 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Remote Desktop Connection (7)
Sebagai aplikasi penghubung atau pintu masuk yang memungkinkan client berinteraksi langsung dengan
server.
Instalasi Remote Desktop Connection
1. Pada komputer yang memakai Windows 95, Windows 98, Windows NT 4.0 atau Windows 2000,
masukan Windows XP Profesional CD atau Windows 2003 server pada CD ROM.
2. Tunggu sampai muncul layar pembuka, klik pada Perform additional tasks, kemudian klik Set up
Remote Desktop Connection.
3. Ikuti petunjuk selanjutnya sampai selesai.
Penggunaan Remote Desktop Connection
Setelah diinstal, untuk menggunakan program ini melalui :
Start – Programs – Remote Desktop Connection
Akan tampil pesan seperti di bawah ini :
Keterangan :
Computer = nama server yang dimaksud
Connect = untuk menyambungkan dengan server
Cancel = untuk membatalkan
Help = untuk bantuan
Options >> = untuk pengaturan koneksi
Remote Desktop Connection Options
Setelah di klik Options >> maka tampilan layar pembuka akan menjadi :
Komunikasi Data << 28 >>
AMIK AL MA’SOEM Cecep Budiman
Keterangan :
‐ General
Berisi informasi mengenai nama komputer server yang dituju, pengisian user name dan password yang
diperlukan dan sekaligus pengaturannya bisa disimpan.
‐ Display
Berisi informasi mengenai ukuran layar yang akan digunakan ketika login, tingkat pewarnaan dan aktif
tidaknya status bar koneksi.
‐ Local Resources
Berisi informasi mengenai Remote Computer Sound yaitu apabila memanfaatkan fasilitas memainkan
musik diserver, maka suaranya bisa kita nikmati dari speaker yang terhubung ke client. Aktifasi
pemakaian kombinasi tombol keyboard. Aktifasi Local devices diantaranya Disk drives (Harddisk),
Printers, Serial ports client dapat diakses ketika sedang login.
‐ Programs
Berisi informasi aktifasi program aplikasi apa yang akan dijalankan ketika login.
‐ Experience
Berisi informasi mengenai koneksi internet. Juga diijinkan untuk mengaktifkan beberapa fasilitas
settingan desktop ketika login.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Link Sahabat

  • %d blogger menyukai ini: