Rokok Haram, Bagaimana Petani Tembakau?


Demonstrasi Anti Rokok

Muhammadiyah menyepakati pada 8 Maret 2010 lalu, rokok dinyatakan sebagai barang haram. Menurut Muhammadiyah, rokok terbukti mudarat dari sisi kesehatan dan perekonomian.

“Tidak ada yang diuntungkan, hanya perusahaannya,” kata Yunahar Ilyas, salah satu Ketua Muhammadiyah, dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa 9 Maret 2010.

Sementara sebagian besar petani tembakau, kata Yunahar, miskin. “Yang kaya cuma perusahaannya saja, pengusahanya,” ujar Yunahar. Karena itu, Muhammadiyah menyatakan akan menyiapkan membimbing petani tembakau beralih ke komoditas lain. “Tapi tentu pemerintah harus terlibat,” ujarnya.

Sebagai tahap awal, Muhammadiyah akan melakukan sosialisasi ke dalam dulu. Kemudian dilanjutkan ke rumah sakit dan kampus. “Sudah ada tim Muhammadiyah Tobacco Center. Sementara di pusat saja, tapi nanti kami instruksikan ke wilayah,” ujar Yunahar.

Dan untuk ini, Muhammadiyah siap ditentang perusahaan rokok. “Kami siap saja karena nggak ada kebaikannya,” kata Yunahar.

Sumber: http://nasional.vivanews.com/news/read/135207-rokok_haram__bagaimana_petani_tembakau_

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Yang paling diharamkan sesungguhnya adalah orang-orang yang menerbitkan perintah Haram tersebut, karena mereka itu adalah orang-orang yang merasa dirinya Allah atau nabi muhammad yang bisa membuat peraturan sesuka mereka sendiri. masyarakat akan menyadari kalau label halal itu harus dibeli dengan uang kepada MUI, jadi kalau anda sanggup membayar besar dan lebih besar jangan-jangan daging babi pun bisa dihalalkan, ini sesungguhnya merupakan kong-kali kong sebagi bahan dan alat pemerasan yang digunakan Mui yang mengatas namakan agama, jadi bisa dikatakan lama-kelamaan Mui dan penerbit fatwa-fatwa merupakan lembaga orang-orang yang munafik atau murtat yang merasa dirinya Nabi Muhammat yang sewaktu-waktu bisa memerintah atau membuat peraturan sesuka mamak nya saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Link Sahabat

  • %d blogger menyukai ini: