Hendrie Resmi Gabung Bandung FC


RESMI : Pemain asing asal Inggris yang pernah merumput di Liga Inggris bersama Aston Vila, Lee Hendrie, kini bergabung bersama Bandung FC. Nampak CEO Bandung FC Khusnaeni bersama Lee Hendrie saat tiba di Jakarta. FOTO :CHARLIE.LOPULUA/INDOPOS

JAKARTA — Bandung FC akhirnya resmi menggaet Lee Hendrie untuk berkiprah di ajang Liga Premier Indonesia (LPI). Eks penggawa Aston Villa ini dikontrak selama dua musim. Hendrie diperkenalkan kepada publik di kantor Liga Primer Indonesia (LPI) Gedung MEDCO,  Jalan Ampera Raya Jakarta Selatan, siang kemarin (26/1).

Hendrie tiba di Indonesia Selasa malam lalu, sekitar pukul 21.30 wib dan menginap di Hotel Ritz Carlton, setelah melakukan perjalanan selama 17 jam dari negara asalnya Inggris,   Lee Hendrie dulunya pernah memperkuat timnas Inggris U-21, seangkatan David Beckham kala itu. Sebelum memperkuat Bandung FC, Lee Hendrie merupakan salah satu punggawa sekaligus legenda klub papan atas English Premier League (EPL), bersama Aston Villa selama 12 musim.

Saat ditemui Radar Bandung (Grup JPNN) dalam konperensi pers kemarin, Hendrie menggunakan kaos lengan panjang putih dan celana pendek. Ia terlihat lelah karena baru saja menjalani perjalanan panjang. Meski demikian, ia tetap bersemangat menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan.

Pria berusia 33 tahun ini menyadari, iklim sepakbola di Inggris dan Indonesia berbeda jauh bak bumi dan langit. Namun hal itu tidak membuatnya ciut, untuk merasakan euforia sepakbola tanah air. Ia merasa tertantang untuk bermain di Indonesia, yang bisa dikatakan minim fasilitas dan infrastruktur. Oleh karena itu, Hendrie merasa antusias untuk memperkuat Bandung FC di LPI.

“Saya merasa tertantang bermain di Indonesia. Saya akan berusaha menikmati tantangan, meski saya tidak begitu tahu mengenai sepakbola Indonesia. Saya akan belajar akan situasi sepakbola di Bandung FC, walaupun berbeda ketika saya bermain di liga Inggris,” ujar  Hendrie.

Hendrie menambahkan, dirinya mempunyai feeling yang bagus untuk bermain bersama Bandung FC di LPI. Ia pun mengusung misi memperbaiki sepakbola Indonesia.  “Saya memiliki feeling yang bagus akan Bandung FC dan Indonesia. Saya bertekad untuk menjalankan misi saya, untuk memperbaiki sepakbola disini,” ungkapnya.

Sementara, pengagas Bandung FC Muhammad Kusnaeni mengungkapkan bahwa hadirnya Lee Hendrie, merupakan sebuah kehormatan. Apalagi hadirnya Hendrie sebagai gelandang serang sarat pengalaman, diharapkan dapat membantu timnya di lini tengah. Pasalnya, Bung Kus (sapaan M Kusnaeni) menilai, timnya tidak memiliki sosok gelandang serang yang dapat menyuplai bola dari lini belakang ke lini depan Bandung FC.

“Kami mendapat kehormatan dapat memainkan pemain seperti Lee Hendrie. Kami memang membutuhkan pemain yang dapat memasok bola dari belakang ke depan. Bahasa bolanya linkman seperti Lee Hendrie, yang kami butuhkan saat ini. Kami bersyukur, hadirnya Lee Hendrie menjadi jawaban untuk sisi teknis tim kami,” tutur Kusnaeni.

Kusnaeni menambahkan, selain membutuhkan pemain di posisi gelandang serang. Timnya juga membutuhkan sosok ikon klub, layaknya tim seperti Persib Bandung, yang mayoritas pemainnya adalah pemain timnas Indonesia. Ia berharap, Lee Hendrie dapat membagi pengalaman kepada pemain muda Bandung FC, yang dapat dijadikan panutan.

“Kami memang membutuhkan ikon klub seperti Persib, yang memiliki pemain timnas. Kami juga berharap, Lee Hendrie dapat membagi pengalaman bagus kepada pemain muda kami, sebagai figur panutan mereka untuk meningkatkan kualitas sepakbola negeri ini,” imbuhnya.

Juru bicara LPI, Abhi Hasantoso mengungkapkan bahwa hadirnya Lee Hendrie diharapkan dapat membuka pintu gerbang bagi pemain profesional dari Inggris, untuk bermain di Indonesia.  “Bukan tidak mungkin, hadirnya Lee Hendrie dapat membuka gerbang bagi pemain profesional Inggris, bermain di LPI,” ucapnya.

Sebenarnya selain Lee Hendrie, LPI juga pernah berencana untuk memboyong Robbie Fowler ke LPI. Namun rencana tersebut gagal, karena biaya yang dipatok terlalu mahal. Sedangkan mengenai transfer Lee Hendrie sendiri, Abhi tidak mengungkapkan nilai harganya secara pasti. Namun dapat diperkirakan, nilai transfer Lee Hendrie sekitar 3-5 miliar rupiah per-musim.

“Sebelum Lee Hendrie, kita pernah melakukan penjajakan dengan Robbie Fowler. Tetapi tidak jadi terlaksana, karena biaya yang terlalu berat. Untuk Lee Hendrie sendiri, biayanya lumayan besar. Mungkin menjadi biaya transfer termahal di Indonesia, tetapi harganya dirahasiakan. Mungkin sekitar 3 miliar lebih,” papar Abhi.

Hal senada ditekankan oleh CEO LPI, Arya Abiseka. Lee Hendrie memang bukan pemain pertama yang menjadi incaran LPI, sebagai Marquee Player. Sebelumnya memang beberapa nama yang pernah menjadi incaran LPI, diantaranya Robbie Fowler, Mark Viduka, serta beberapa nama lainnya yang bertitel pemain kelas dunia. Selain pemain, LPI juga memberikan Marquee Coach, salah satunya membesut PSM Makassar.

“Kita memang banyak mengincar pemain Marquee Player, tetapi bukan sesuatu yang mudah untuk mendatangkan mereka. Selain Marquee Player, kita juga mendatangkan Marquee Player yang sekarang sudah melatih beberapa klub peserta LPI. Tentunya sudah tidak diragukan lagi kualitas mereka,” imbuh Arya. (Ytn)

Profil Lee Hendrie

Lahir : Birmingham, 18 Mei 1977
Tinggi : 178 cm
Posisi : Pemain Tengah

Karir Klub :

1995-2007 : Aston Villa 251 (27)
2006 : Stoke City (pinjam) 17 (3)
2007 : Stoke City (pinjam) 11 (0)
2007-2009 : Sheffield United 17 (1)
2008 : Leicester City (pinjam) 9 (1)
2008 : Blackpool (pinjam) 8 (0)
2009-2010 : Derby County 9 (0)
2010 : Brighton & Hove (pinjam) 8 (0)
2010 : Bradford City 12 (2)

Sumber: JPNN.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Link Sahabat

  • %d blogger menyukai ini: